Info Selengkapnya

2025-10-30

Peserta Didik SMP Negeri 17 Bekasi Gelar Sosialisasi PIK-R

BEKASI – Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) SMPN 17 Bekasi sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dengan tema "Bullying dan Toxic Friendship" pada Jumat, 22 Agustus 2025. Acara yang dipandu oleh dua anggota PIK-R, Azizi Syauqi Althaf dan Naimah Salsabillah, ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan ruang curhat (konseling sebaya) bagi para siswa terkait isu-isu pergaulan remaja yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, tim PIK-R menjelaskan peran mereka sebagai konselor sebaya, yakni sebagai tempat yang aman dan terjamin kerahasiaannya bagi siswa yang ingin mencurahkan masalah tanpa harus merasa canggung berbicara kepada guru atau orang tua. Fungsi ini ditekankan sebagai upaya menciptakan iklim sekolah yang suportif.

Debat Sengit Mengenai Cyber Bullying

Sosialisasi ini membahas secara mendalam mengenai jenis-jenis bullying, termasuk bullying verbal (hinaan, ejekan), nonverbal (mengucilkan), dan cyber bullying. Sesi diskusi menjadi hangat ketika muncul perdebatan mengenai eksistensi dan dampak cyber bullying.

Salah seorang pemandu acara sempat berpendapat bahwa cyber bullying mudah diatasi, namun pendapat tersebut disanggah dengan lugas oleh seorang siswi, Angel dari kelas 8. Angel menegaskan bahwa cyber bullying adalah ancaman nyata.

"Pelakunya memang beraksi secara online, tapi yang kena mentalnya adalah manusia, bukan robot. Banyak korban sampai depresi bahkan bunuh diri," ujar Angel yang disambut dukungan dari peserta lain. Bantahan ini menyoroti bahwa tindakan pelaku yang bersembunyi di balik akun justru membuat cyber bullying semakin merusak rasa aman di dunia digital.

Pengalaman Pribadi dalam Toxic Friendship

Selain bullying, topik "Toxic Friendship" juga menjadi fokus utama. Beberapa siswa secara sukarela maju ke depan untuk membagikan pengalaman pribadi mereka, mulai dari pertemanan yang dilandasi pamrih, teman yang suka merendahkan dan cemburu atas pencapaian, hingga pengalaman dikhianati dan dikucilkan oleh rekan dekat.

Sesi berbagi ini diperkuat oleh anggota PIK-R yang memberikan tanggapan dan saran, menekankan bahwa pertemanan yang sehat adalah kunci. "Punya teman itu penting, tapi lebih penting lagi kalau pertemanannya itu sehat," tutup pemandu acara.

Sebagai penutup, seluruh siswa didorong untuk berani menjauh dari lingkungan pertemanan yang negatif dan selalu memilih berada di lingkungan yang positif agar dapat tumbuh dan berkembang secara pribadi. Acara ditutup dengan jargon PIK-R yang membakar semangat peserta: "Remaja Genre! Sehat, Cerdas, Ceria! PIK-R SMPN 17 Bekasi! Selalu di Hati!”


Dibaca: 27 x